Sabtu, 30 Desember 2023

Paradoks

Siapa bilang kita hanya butuh untuk dicintai. Ternyata kita juga butuh untuk dibenci. 

Orang semakin dibenci akan semakin tumbuh. 

Siapa bilang kita hanya butuh sehat.  Ternyata kita juga butuh sakit untuk menghapus dosa - dosa. 

Kita butuh musuh untuk tahu sisi kelemahan kita. 

Kita butuh paradoks dalam menjalani hidup. 

Kita butuh "neraka" untuk tahu "surga". Kita butuh penderitaan untuk tahu kesenangan. Sama halnya kita butuh sedih untuk tahu arti bahagia 

Cintailah musuhmu. Sayangilah orang yang membencimu.

Pun cintailah sewajarnya, karena cinta bisa jadi benci. 

Pun bencilah sewajarnya, karena benci bisa jadi cinta. 

Cintailah malam sebagaimana kamu mencintai siang.

Rabu, 27 Desember 2023

Drama Hidup










Banyak yang takut tampil apa adanya dan takut menunjukkan keasliannya.

Karena selama ini terbiasa memakai topeng. Topeng fisik maupun topeng psikologis. 

Tuntutan sosial mengharuskan setiap individu memainkan berbagai peran. Ketika di rumah, di masyarakat atau di tempat kerja. Berbeda rupa. Terus memainkan peran. 

Drama menjadi hal biasa. Padahal 'kehidupan' dengan 'drama hidup' sangat berbeda. 

Drama membuat lelah diri dan orang lain. Setiap orang terbebani dengan perannya sendiri. Dengan drama yang dibuatnya sendiri. 

Aku adalah Kesadaran

Aku bukan pelayan buat egoku. Aku juga bukan pikiran burukku apalagi emosi sesaatku. 

Aku adalah kesadaran. Aku yang mampu mengendalikan egoku. Aku yang mampu menyetir laju pikiranku. 

Aku bukanlah topengku. Aku adalah keberanian untuk menunjukkan sisi asliku. 

Asliku bukanlah tentang kepribadianku. Bukan juga tentang identitasku. Apalagi fisikku. 

Aku juga bukan kebahagiaan yang kalau sesuatu terjadi sesuai keinginanku. 

Selamat Liburan

Met liburan ya. Puas - puasin liburannya. Bahagianya juga di puas - puasin. Kan nanti back to rutinitas lagi. Udah nggak bisa bahagia lagi. 

Apalagi lihat rekannya bahagia, kamunya yang menderita. Padahal, abis liburan. Eh tapi, ko ky nggak bahagia. Padahal udah abis berapa M itu buat healing. Apa cuma sekedar refresing? 

Jadi, percuma aja liburan ke mana - mana tapi pribadinya masih yang gitu - gitu aja. Pengen diakui, pengen sukses di mata orang lain. 

Katanya be your self. Tapi, kenal diri aja belum clear. Jadinya ya gitu, sering marah - marah nggak jelas. Kalau ada masalah emosi duluan. Hmm, mau sampai kapan ky gitu? 

Zaman sekarang orang - orang nggak cuma pakai topeng fisik tapi lebih parah lagi topeng psikologis. 

Sabtu, 23 Desember 2023

Melepas 2023

2023 adalah tahun dengan paket komplit. Aku pernah senangnya kebangetan, tapi sedihnya juga kebangetan.

2023 adalah tahun kesadaran. Waktunya untuk banyak mengalah, waktunya untuk banyak "me time". Berkontemplasi. Menguliti diri sendiri. 

Menyadari bahwa tak ada yang luput dari apapun perbuatan yang sudah kita lakukan. Baik, buruk akan kembali ke kita. 

Jeda. Lalu mundur. Perlahan maju lagi. Tapi mungkin untuk kedepannya, nggak mau ngegas. Mau coba effortless aja. 

Lupakan soal tuntutan sosial. Yang kadang begitu kejam. Membuat manusia berubah jadi monster. Demi apa lagi? Demi sukses di mata orang lain. 

Berbuat baik nggak usah pilih - pilih orang. Supaya apa? Supaya dapat feedback dari org itu? Emang kalau nggak difeedback dari orangnya, Allah nggak akan balas kebaikan kita? Ini konsep yang sering orang lupa. 

Makanya banyak yang suka pura - pura. Banyak yang manis banget di depan. Tawain aja. Capek liat drama para manusia. Huuuft.

Tapi, mohon maaf dulu aku juga pernah gitu sih. Ahahaha makanya udah capek lah, pakai topeng terus. Mau dilepasin aja. Bodo amat orang mau bilang apa. 

Tapi kalau bisa sih, aku mau manis di depan dan manis di belakang. Bisa nggak ya? Bisa sih kynya dengan catatan harus bisa jaga jarak sm siapapun. Nggak terlalu dekat. Nggak terlalu jauh juga. Biasa aja ke semuanya. 

Senin, 18 Desember 2023

Manusia dan Kesadaran

Apa bedanya aku, kamu, dia, kita?

Gak ada bedanya secara substansi. Hanya saja "sadar" kita beda. Bukan soal salah benar, baik buruk. Tapi, lagi - lagi "sadar" kita berbeda.

Maafkan dia yang butuh sadar lebih lama untuk berproses menjadi lebih baik. 
Maafkan dia atas minimnya pengalaman, pengetahuan yang menjadikan dia mungkin terlihat buruk dimatamu. 
Maafkan dia yang sedang proses untuk menjadi kupu-kupu yang indah. 
Waktumu dan waktuku berbeda. 
Prosesmu dan prosesku juga berbeda. 
Tapi tujuan kita sama. Menjadi manusia yang utuh
Dengan kesadaran penuh.


Minggu, 10 Desember 2023

I am what I am

Me time adalah waktunya jujur sama diri sendiri. Berani menerima kekurangan diri sendiri, berani menerima kelebihan orang lain. 

Berani untuk bisa apa adanya di hadapan orang lain. Nggak dibuat - buat. Gak pura - pura. Karena goals nya bukan menjadi yang sempurna. Tapi tau apa yang sebenarnya dibutuhkan. Bukan apa yang diinginkan. Karena keinginan belum tentu kebutuhan. 

Bungkus memang suka menipu sih, karena kita lebih suka melihat ada apanya bukan apa adanya. 

Karena capek juga sih jadi orang lain, capek juga sih kalau terus - terusan berusaha menjadi yang sempurna. Capek kejar - kejaran sama orang lain. Tapi sebenarnya, diri sejatinya ya di situ - situ aja. 

Yang dikejar selalu faktor eksternal, padahal faktor eksternal itu kan tak terbatas. Yakin bisa merasa puas?

Sering - sering aja me time. Biar gak ketipu sama dunia yang tipu - tipu. Atau lebih parahnya ditipu sama diri yang palsu.

Rabu, 06 Desember 2023

Benci Bukan Solusi

Benci adalah kondisi yang melebihi rasa tidak suka terhadap sesuatu atau seseorang. Benci dipengaruhi oleh sebuah "belief system" yang udah tertanam di dalam diri. 

Benci ini akan terus bertambah jika sesuatu yang dibenci itu selalu kita undang untuk hadir membersamai hari - hari kita. Eh, kita? Kamu aja.

Sama seperti cinta, benci juga bisa membutakan seseorang. Hmm, ada pepatah bilang sebenernya kita ga pernah membenci orang lain, tapi kita hanya membenci diri kita versi yang lain. 

Coba deh buat "me time", bukan jalan - jalan ngabisin duit. Me time buat merenung. Sebenernya penting banget ga sih buat benci sama orang? Bukannya justru malah ngabisin energi ya? 

Tapi, bentar. Benci itu beda sama kesal ya. Ya kalau kesal sih biasa aja, ky ga lama gitu. 

Tapi kalau benci ini biasanya lamaaaaaaaa pake banget. Ya gimana ga lama, kan sebenernya yang dia benci itu diri dia sendiri. 

Makanya mungkin perlu self Inquiry. Ya, gak gampang sih. Dan berat. Harus siap sama realitanya. Harus siap sama kekurangan diri sendiri.