ketika manipulator bertemu dengan super empath yang terjadi bukan pertarungan fisik tapi adu energi dan kesadaran.
Super empath
bisa membaca niat, perasaan bahkan pola pikir orang . . . .
Tanpa kata –
kata, mereka tahu mana yang tulus dan mana yang memainkan peran.
Sedangkan manipulator hidup dengan topeng. Mereka
menipu, memanfaatkan dan mencari “korban” yang bisa digerakkan demi keuntungan
pribadi. Bagi mereka, manusia hanyalah alat.
Mereka berlari tanpa jejak. Mereka tersenyum, namun
sudah menutup semua celah. Energi tidak lagi dimasuki. Mereka tidak membalas
dengan amarah – tapi dengan kesadaran.

WOW bagus bet sih sumpil gaboong ii amazing bgt 5 starssss
BalasHapusWaaahhhh bagus banget cerita amzing super cool dan bermakna bangett, keren deh pokoknya!!!!
BalasHapuskeren
BalasHapuswah!!! bagyus bangeet!!!!!! terus kerja keras yaa!! :D
BalasHapusAntalogi yang bagus 👍
BalasHapus