Rabu, 22 Juli 2015

Cinta Tak Pernah Sempurna


Cinta tak pernah sempurna.
Cinta tak selalu bahagia.
Cinta butuh diuji.
Cinta tak selamanya ada.

Cinta tak butuh kata-kata.
Karena kata tak menjamin cinta.
Cinta butuh keyakinan.
Cinta butuh kepastian.

Selasa, 07 Juli 2015

Tentang Seseorang


Tentang seseorang yang kukenal lugu, lucu, dan sedikit kaku.
Pertemuan pertama dengan tatapan berbeda.
"Ada sesuatu yang membuatnya terlihat berbeda dari pria lain."
Demikian ucapku dalam hati.
Aku ingin mengenal hatinya lebih dekat.

Kami bertemu dalam satu waktu.
Masih dengan suasana kaku.
Lama-lama kami berdua membisu.
Hanya saling tatap.
Tanpa ada kata yang terucap.

Tiba-tiba ada seorang perempuan yang mendekatinya.
Menceritakan permasalahan hidup.
Perempuan itu cantik tapi hidupnya rumit.
Membuat Pria itu tertarik dan simpatik.
Mereka semakin dekat dan akrab.
Sementara hatiku mulai meratap dan terjerembab.

Bersambung......

Minggu, 05 Juli 2015

Rantai Kehidupan


"Tak ada orang yang jahat, yang ada hanyalah orang yang belum menemukan hidayah. Dan tak ada orang buruk, yang ada hanyalah orang yang belum menemukan cahaya."

"Anda selalu dapat memetik pelajaran dari orang yang Anda temui. Yang baik dari dia menjadi contoh untuk ditiru. Sedangkan yang tidak baik dari seseorang menjadi contoh untuk tidak diteladani." - Confucius -

Manusia diciptakan bukan tanpa tujuan. Setiap jiwa yang lahir ke dunia diberikan kelebihan meski kadang orang tidak melihat kelebihan itu karena tertutupi oleh kekurangan.

Kita dapat melihat, merasakan, dan mengambil pelajaran dari setiap makhluk yang ada di muka bumi. Terhadap batu, kita belajar dari ketangguhan dan kekuatannya. Terhadap air, kita belajar dari kejernihannya, termasuk terhadap kotoran pun, kita bisa memetik hikmahnya.

Manusia memang ada yang terlihat baik, ada pula yang sebaliknya. Namun, terkadang kita mengabaikan apa yang ada dibaliknya. Pertanyaan, kenapa dia berbuat baik tapi ada orang berbuat jahat?

Orang yang terlihat baik dan kita pikir dia memang baik karena dia berbuat baik di mata kita maupun orang lain. Bagaimana dengan orang yang berbuat keji meskipun bukan terhadap diri kita? Kita bahkan ikut merasakan kekejian itu, melihatnya sebagai "kotoran" yang tergambar dari pikiran negatif. Ini yang biasa kita semua alami.

Segala sesuatu dicipatakan sepasang, termasuk baik dan buruk. Yang sama halnya dengan siang dan malam. Kenapa ada orang yang lebih menyukai siang dibanding malam atau sebaliknya? Kenapa ada orang yang lebih menyukai orang baik dibandingkan orang jahat? Kenapa terkadang orang jahat dipandang sebelah mata? Dihujat? Apakah kita sudah merasa lebih baik darinya?

Silahkan menghujat, tapi pikirkan lagi manfaatnya bagi kita. Bukankah lebih baik bila menjadikan perbuatan keji seseorang sebagai peringatan? Lebih bermanfaat ketimbang dengan menghujat yang malah menimbulkan pikiran negatif.

Tidak akan ada orang jahat jika tidak ada orang baik. Kita tidak akan mengatakannya dia buruk selama pikiran kita tidak fokus pada perbuatan buruknya. Tapi fokus pada pertanyaan, Kenapa orang itu berbuat buruk? Alasan dia berbuat buruk apa? Dan kita terbiasa mengabaikan pertanyaan itu.

Dengan kita mengetahui alasan dia berbuat buruk akan ada hikmah yang bisa kita petik. Misalnya, karena kurangnya pendidikan atau nilai-nilai agama yang dianut. Dari hal ini, kita jadi lebih bersyukur bahwa kita memiliki (pendidikan atau nilai agama) yang orang lain tidak punya. Makanya kita jadi lebih bisa mengontrol pikiran, perbuatan, dan sikap.

Sabtu, 04 Juli 2015

Pembunuhan


Apa yang terbesit dibenak Anda ketika mendengar judul di atas? Mungkin salah satunya adalah “sadis”.

Pembunuhan memang identik dengan tindakan kriminal yang dilakukan oleh orang lain karena motif tertentu, seperti dendam, sakit hati, atau karena keadaan tertentu.

Pembunuhan bisa dilakukan oleh pelaku dari berbagai kalangan, mulai dari kalangan atas (bos) dengan menyewa pembunuh bayaran sampai kalangan bawah dengan dia sendiri sebagai pelaku.

Pembunuhan juga bisa dilakukan oleh orang yang memiliki pendidikan tinggi bahkan oleh orang yang tidak berpendidikan. Pembunuhan ini erat kaitannya dengan pengendalian emosi diri seseorang. Karena bahkan orang pintar yang terhormat pun bisa menjadi pelaku.

Pembunuhan juga bisa dilakukan oleh orang yang dikenal, seperti teman dan saudara kandung. Sementara pembunuhan yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal biasanya dilakukan oleh perampok, pemerkosa, dan bahkan pemabuk yang dalam keadaan tertentu.

Pembunuhan juga bisa dilakukan dengan cara massal, yaitu dilakukan oleh kelompok tertentu. Biasanya dilakukan karena motif kekuasaan.

Analisa kasus:

Belajar dari kasus pembunuhan saat ini, kebanyakan korban adalah perempuan. Kasus pembunuhan Ade Sara, Deudeuh, Angeline, Citra, dan lainnya dilakukan oleh orang terdekat. Ade Sara yang dibunuh oleh mantan pacar dan pacar dari mantannya (sepasang kekasih = sepasang pembunuh). Deudeuh dibunuh oleh tamunya. Angeline dibunuh oleh ibu angkatnya (dugaan). Citra dibunuh oleh suaminya.

Dari kasus tersebut dapat ditarik beberapa poin kesamaan aksi pembunuhan, diantaranya. Terdapat jeratan dibagian leher (Deudeuh, Angelin, Citra), terdapat sumpalan benda di mulut ( Ade Sarah ; kertas, Deudeuh ; Kaos Kaki).

Sementara untuk motif pembunuhan beragam. Ade Sara dibunuh karena rasa cemburu si pelaku (terkesan konyol), Deudeuh dibunuh karena mengejek “bau badan” (pelakunya baper), Angeline dibunuh karena motif peninggalan harta ayah angkat (masih dugaan), Citra dibunuh karena pelaku (suami) cemburu karena ada sms dari pria lain di hand phone istrinya.

Umur pelaku pembunuhan relatif masih muda (20 tahunan) kecuali Angeline. Kebanyakan mereka kurang bisa mengontrol emosi yang akhirnya menimbulkan penyesalan karena masa mudanya bakal dihabiskan di penjara.

Kamis, 02 Juli 2015

Hi.... Salam Kenal dari Mei Mei!


Namanya Mei Mei karena lahir bulan Mei. Umurnya sekarang dua bulan. Kesukaannya minum susu formula merk "Growssy". Suka ikutan main laptop klo gue lagi ngetik atau ngenet. Mei nggak suka dikandangin, setiap kali dimasukin kandang, "meong-meong". Kasian dengerrnya nggak tega. Jadi gue lepasin aja, berkeliaran di dalam rumah. Bebas.