Rabu, 29 Desember 2010

Filsafat Hedonisme

Pemakaian gaya hidup yang cenderung ke barat-baratan tanpa penyaringan terlebih dulu, membuat mereka semakin kehilangan jatidiri sebagai generasi yang diwariskan kebudayaan timur. Norma-norma yang ada (agama, kesopanan) lama-kelamaan hilang seiring perkembangan zaman dan banyak dari mereka tanpa sadar telah melakukan atau menerapkan prinsip hedonisme tersebut.

Kaum hedonis sudah ada sejak jaman Yunani Kuno. Hedonisme merupakan salah satu teori etika1 oleh Aristoteles yang paling tua , paling sederhana, paling kebenda-bendaan, dan dari abad ke abad selalu kita temukan. Gaya hidup hedonisme diciptakan oleh sebuah zaman dimana zaman ini telah mendahulukan keinginan yang bersumber dari hawa nafsu, bukan dari pikiran dan hati nurani yang nyata.
Peradaban Yunani telah melahirkan pemikiran-pemikiran hedonisme dan materialisme. Orang-orang yunani kuno mengabaikan kebenaran-kebenaran transendental2, kurang perasaan dan semangat beragama, memuja kesenangan dunia, dan mengagung-agungkan kecintaan pada tanah air. Singkatnya bahwa peradaban yunani sangat materialistis. Mereka tidak dapat meyakini Tuhan samasekali dengan tanpa member Dia (Tuhan) bentuk dan wujud lahiriah. Mereka memiliki pemikiran tentang dewa makanan, dewa kebajikan, dewa perusak, dll. Bahkan hal-hal yang mujarad seperti kecantikan dan cinta, dilambangkan sebagai dewa-dewa tersendiri. Daftar-daftar yang nyata tentang sepuluh macam kebenaran dan Sembilan surga dalam ‘Kategori’ Aristoteles, juga tidak lain dari akibat pemikiran-pemikiran materialistis, yang mana semangat Yunani tidak bisa membebaskan diri dari padanya.

Selasa, 21 Desember 2010

Tokoh Filosof Yunani

Sumber: www.AnneAhira.com

Filsafat bermula ketika manusia mulain berusaha untuk memahami dunianya. Dan pijar pemikiran filsafat dimulai dari Yunani, yaitu sekitar enam abad sebelum Masehi. Pertanyaan-pertanyaan orang Yunani pada waktu itu adalah pertanyaan seputar “Terbuat dari apakah dunia ini?”


Yunani memanglah tempat kelahiran filsafat, di sana banyak sekali tokoh filosof yang pemikirannya masih tetap diakui bahkan hingga saat ini. Seperti Sokrates, Aristoteles, Plato, dan lain sebagainya. Teori-teori mereka masih sering digunakan hingga saat ini, melampaui berabad-abad waktu di mana para filosof itu pernah hidup. Berikut ini adalah beberapa tokoh filosof yang sangat terkenal dari Yunani.


1.    Sokrates


Sokrates adalah filsuf Yunani yang terlahir di Athena. Ia hidup pada era kejayaan kota itu, sekitar 470 SM. Sokrates adalah seorang penanya ulung. Dia selalu bertanya dan terus bertanya untuk mencari kebenaran atas sesuatu yang menjadi kegelisahannya.


Sokrates selalu menghasilkan pertanyaan baru atas jawaban yang diberikan oleh orang-orang yang ditanyainya. Dengan demikian, orang yang menjawab itu seakan dipaksa untuk menarik kembali jawabannya. Sokrates adalah filosof yang melahirkan fajar pemikiran rasional di dunia.


2.    Plato


Plato diperkirakan lahir sekitar tahun 365 SM. Ia adalah filosof yang menjembatani dunia menusia dengan dunia yang abstrak. Pemikiran Plato melampaui semua jenis ilmu pengetahuan, baik matematika hingga ilmu astronomi. Bahkan muncul pernyataan bahwa filsafat yang ada sekarang ini hanyalah catatan-catatan kaki terhadap pemikiran Plato.


Plato adalah seorang yang jenius dalam banyak hal. Ia adalah murid dari Sokrates. Karya-karyanya yang kebanyakan berupa dialog ditulisnya dalam prosa Yunani yang sangat indah, dan merupakan karya seni di bidang filsafat. Plato dianggap sebagai profesor pertama di dunia.


3.    Aristoteles


Aristoteles lahir pada 384 SM. Dia adalah orang pertama yang memetakan cabang-cabang ilmu pengetahuan dan merumuskan logika. Aristoteles memelopori pendekatan filsafat yang berangkat dari pengamatan dan pengalaman sebelum pemikiran abstrak. Aristoteles adalah salah satu murid Plato yang jenius.


Walaupun Aristoteles adalah murid Plato, tetapi ia selalu berdebat dengan gurunya jika ada sesuatu yang tidak sesuai dengan pikirannya. “Saya mencintai Plato, tetapi lebih mencintai kebenaran,” katanya.


Pertanyaan yang sangat terkenal yang lahir dari Aristoteles adalah “Apakah yang disebut dengan ada?”


Pertanyaan itu menjadi pertanyaan yang terus bergulir hingga saat ini. Aristoteles dipandang sebagai salah satu dari tiga raksasa filsafat, selain Sokrates dan Plato. Karya Aristoteles yang sangat terkenal adalah Metafisika dan Etika.


Itulah filosof terbesar sepanjang sejarah peradaban dunia. Ketiga filosof tersebut hidup di Yunani berabad-abad silam, tetapi karya dan pemikirannya bisa sampai kepada kita hari ini.